Seri Webinar/Workshop Mahasiswa TE UII : Penggunaan Sensor Elektronis dalam Bidang Biomekanika untuk Membantu Penyandang Disabilitas

Yogyakarta, 5 Agustus 2020, Teknik Elektro UII kembali melakukan seri webinar yang pada kesempatan ini mengusung tentang topik penggunaan sensor elektronis dalam bidang biomekanika untuk membantu para penyandang disabilitas. Materi disampaikan oleh Dr. Rifky Ismail, S.T., M.T., sebagai direktur dari Pusat Unggulan Iptek (PUI) – CBIOM3S (Center for Bio-mechanics, Bio-material, Bio-mechatronics, and Bio-signal processing) Universitas Diponegoro, Semarang. PUI-CBIOM3S adalah salah satu pusat studi unggulan dalam bidang Iptek yang telah ditunjuk oleh RISTEKDIKTI dan menjadi PUI terbaik dalam tingkat nasional baru-baru ini.

Di dalam pemaparannya, Dr. Rifky menjelaskan tentang bagaimana peran PUI-CBIOM3S dalam berkontribusi dibidang teknologi kesehatan, terutama dalam mengembangkan teknologi untuk membantu para penyandang disabilitas dengan memanfaatkan seluruh potensi sumber daya manusia di Indonesia. Produk-produk yang mereka kembangkan juga telah diakui oleh Rumah Sakit terkait dan telah melakukan kolaborasi yang saling terintegrasi antara bidang engineering dan kesehatan.

Berkaitan dengan materi webinar sendiri, narasumber memberikan penjelasan singkat tentang bagaimana sensor-sensor elektronis dapat dikombinasikan dengan keilmuan mekanika dan material sehingga dapat didesain sedemikian rupa untuk membantu pihak-pihak yang memiliki keterbatasan fisik. Sensor seperti Electromyogram (EMG) adalah satu sensor yang sering digunakan dalam pengembangan teknologi tersebut.

Dalam perjalanannya, CBIOM3S yang berdiri sejak tahun 2015 telah melalui berbagai proses yang panjang. Dalam penelitian dan pengembangannya, CBIOM3S membuka diri untuk bekerja sama dengan instansi lain seperi universitas, rumah sakit, maupun industri agar pengembangan yang bersifat jamaah ini semakin dapat memposisikan diri di Indonesia agar menjadi mandiri untuk menyediakan teknologi tepat gunanya.

Di akhir webinar, Dr. Rifky menyampaikan kedepannya UII juga dapat berkontribusi dan berkolaborasi dengan CBIOM3S untuk pengembangan teknologi kesehatan yang lebih beragam. Hal ini disambut baik pula oleh Dr. Izzati Muhimmah sebagai salah satu yang hadir dalam webinar ini mewakili prodi Teknik Informatika untuk dapat menindaklanjuti pertemuan ini menjadi suatu diskusi yang lebih intensif untuk peluang bekerja sama. Webinar ini juga berhasil menghimpun berbagai mahasiswa dari berbagai bidang ilmu teknik di Fakultas Teknologi Industri (FTI) sebagai bentuk bahwa teknologi kesehatan membutuhkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu.