{"id":16576,"date":"2021-07-01T15:30:51","date_gmt":"2021-07-01T08:30:51","guid":{"rendered":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/?p=16576"},"modified":"2026-02-05T18:19:34","modified_gmt":"2026-02-05T11:19:34","slug":"tv-analog-vs-tv-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/tv-analog-vs-tv-digital\/","title":{"rendered":"TV ANALOG vs TV DIGITAL"},"content":{"rendered":"

Analog TV Basic<\/em><\/strong><\/p>\n

Sebelum transisi digital, sinyal TV analog ditransmisikan mirip dengan sinyal radio. Sinyal video ditransmisikan dalam AM (Amplitudo Modulation), sedangkan audio ditransmisikan dalam FM (Frequency Modulation). Transmisi sinyal analog rentan mengalami gangguan noise elektronik maupun gangguan (interference) sehingga TV akan mengalami ghosting<\/em> (berbayang) dan snowy<\/em> (noise<\/em>) atau terkenal dengan sebutan \u201csemut\u201d seperti pada Gambar 1. Hal ini tergantung pada jarak dan lokasi geografis TV yang menerima sinyal. Selain itu, jumlah bandwidth yang ditetapkan ke saluran TV analog membatasi resolusi dan kualitas gambar secara keseluruhan.<\/p>\n

\"\"<\/p>\n

Gambar 1. TV analog mengalami snowy atau dikenal dengan sebutan \u201csemut\u201d<\/p>\n

Digital TV Basic<\/em><\/strong><\/p>\n

Digital TV atau DTV ditransmisikan sebagai bit data suatu informasi seperti halnya data pada file komputer dibuat atau pada music atau video yang dipindai ke CD, DVD atau Blue-ray Disc. Sinyal digital terdiri dari 1s dan 0s. Ini berarti hidup atau mati. Tidak seperti transmisi TV analog, tidak ada kehilangan sinyal bertahap karena jarak dari pemancar meningkat. Jika pemirsa terlalu jauh dari pemancar atau berada di lokasi yang tidak diinginkan, stasiun tidak dapat diakses.<\/p>\n

Selain itu, tidak seperti TV analog, transmisi TV digital dirancang dari bawah ke atas untuk mempertimbangkan semua faktor utama sinyal: hitam dan putih, warna, audio (termasuk suara surround), dan teks. Video dapat ditransmisikan sebagai sinyal interlaced (garis dipindai dalam bidang alternatif) atau progresif (garis dipindai secara berurutan).<\/p>\n

 <\/p>\n

Perbedaan TV Analog dan Digital<\/strong><\/p>\n

\"\"<\/p>\n

Gambar 2. Ilustrasi perbedaan TV analog dan TV Digital<\/p>\n

Perbedaan utama dari TV analog dan Digital tentunya terletak pada jenis sinyal informasi yang ditransmisikan seperti ilustrasi pada gambar 2. Pada TV analog menggunakan sinyal analog, sedangkan pada TV digital menggunakan sinyal digital yang direpresentasikan oleh bit-bit data. Karena sinyal DTV terdiri dari bit, ukuran bandwidth yang sama yang menggunakan sinyal TV analog saat ini, dapat menampung gambar definisi tinggi atau disebut dengan High Definition Television<\/em> (HDTV) dalam bentuk digital, dan ruang ekstra dapat digunakan untuk mengirimkan:<\/p>\n