{"id":16814,"date":"2021-12-22T07:42:32","date_gmt":"2021-12-22T00:42:32","guid":{"rendered":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/?p=16814"},"modified":"2026-02-05T18:19:05","modified_gmt":"2026-02-05T11:19:05","slug":"menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/","title":{"rendered":"Menuju Teknologi Cognitive Radio untuk menunjang Teknologi 5G di Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi telekomunikasi nirkabel mengalami kemajuan yang sangat pesat guna memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat. Pertumbuhan pelanggan layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">broadband<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau data terus mengalami peningkatan, didukung dengan penjualan smartphone, tablet, laptop serta penggunaan aplikasi internet yang makin popular dan beragam. Peralatan yang terkoneksi dengan internet atau yang dikenal dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">internet of things<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (IoT) semakin banyak bermunculan. Hal ini ini menyebabkan kebutuhan akan penggunaan spektrum semakin tinggi. Di samping itu, lalu lintas komunikasi data berkembang dengan pesat dan menjadikan kanal frekuensi semakin padat. Pada gambar 1 menunjukkan penggunaan peralatan yang terkoneksi dengan internet, dimana pada tujuh tahun ke belakang penggunaannya meningkat dengan pesat [1].<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan kebutuhan teknologi di masa depan, skenario aplikasi penggunaan layanan nirkabel ini dibagi menjadi dua, yaitu internet seluler dan peralatan IoT. Pada scenario aplikasi internet seluler, cakupan luas dan kapasitas besar artinya kebutuhan layanan internet kapasitas besar degan kecepatan transmisi data yang tinggi dimanapun dan kapanpun baik pada daerah yang perkotaan hingga ke daerah terpencil. Layanan internet ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan jaringan komunikasi yang sangat padat. Sedangkan pada scenario peralatan IoT, konektivitas yang banyak dengan latensi yang rendah artinya kebutuhan layanan internet harus mampu mendukung lebih dari 1 juta koneksi peralatan berbasis internet dengan konsumsi daya yang rendah dan latensi delay yang rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan skenario tersebut, teknologi komuniksai mulai memasuki era baru, yaitu teknologi generasi ke-5 (5G). Peningkatan pada penggunaan layanan internet nirkabel ini menimbulkan permasalahan penting yaitu kelangkaan spektrum radio. Untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan teknologi 5G, jaringan akan berubah dengan adanya eksplorasi spektrum yang baru, penggunaan spektrum yang ada secara dinamis dan efisiensi energi yang tinggi,\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Regulasi frekuensi di Indonesia menyatakan bahwa spektrum Frekuensi Radio merupakan sumber daya alam yang terbatas yang mempunyai nilai strategis dalam penyelenggaraan telekomunikasi dan dikuasi oleh negara. Spektrum dibagi menjadi dua, yaitu spektrum terlisensi dan spektrum tidak terlisensi. Hingga saat ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Federation Communications Commission<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (FCC) menunjukkan bahwa 80% hingga 90% spektrum terlisensi di dunia tidak digunakan secara penuh. FCC juga yang mengembangkan kebijakan spektrum baru yang akan memperbolehkan penggunaan secara oportunistik spektrum yang sedang tidak digunakan [2].\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Spektrum terlisensi yang dapat digunakan ini seperti spektrum TV analog atau disebut dengan istilah TV <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">white space<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (TVWS) yang berada pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ultra High Frequency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (UHF) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Very High frequency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (VHF). Sedangkan spektrum tidak terlisensi ini adalah ISM radio band <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(Industrial, scientific and medical<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan U-NII radio band (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Unlicensed National Information Infrastructure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang berada di bawah 6 GHz.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu solusi permasalahan kelangkaan spektrum tersebut adalah mengakses spektrum frekuensi terlisensi ini yang dapat digunakan untuk komunikasi data dengan memanfaatkan frekuensi yang sedang tidak digunakan. Bagaimana mengeksplorasi spektrum terlisensi yang sedang tidak digunakan supaya dapat dimanfaatkan secara aman dan efisien untuk pengguna lainnya? Salah satu caranya adalah dengan mengakses spektrum secara oportunistik dengan perangkat teknologi radio kognitif yang disebut sistem radio kognitif atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cognitive radio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (CR) [3]. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Cognitive radio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan radio cerdas yang sadar akan kondisi lingkungan sekitarnya sehingga dapat mengeksplorasi spektrum yang sedang tidak digunakan oleh pengguna utama [4].\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada spektrum terlisensi, pengguna utama disebut dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">primary user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (PU), sedangkan pengguna yang mengeksplorasi dan memanfaatkan spektrum terlisensi secara oportunistik disebut dengan pengguna kedua atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">secondary user<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (SU). Kemampuan kognitif pada CR memungkinkan SU untuk menggunakan spektrum saat sedang tidak digunakan oleh PU, maupun menggunakan spektrum secara bersama-sama dengan batasan tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai teknologi yang akan mendukung teknologi 5G di masa depan, CR diharapkan dapat diterapkan pada peralatan elektronika dengan daya yang rendah. Oleh karena itu, berbagai riset telah dilakukan terkait dengan tahapan dan fungsi pada CR, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spectrum sensing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spectrum decision<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spectrum sharing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spectrum access<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">spectrum mobility<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tahapan dan fungsi tersebut menjadikan CR memiliki kemampuan dalam mendeteksi, mengambil keputusan dan melakukan mobilisasi SU apabila PU akan menggunakan spektrum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemampuan CR tidak hanya dapat observasi dan deteksi lingkungannya saja, akan tetapi CR merupakan radio pintar yang juga harus dapat melakukan fungsi-fungsi berikut ini :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengidentifikasi dan memprediksi kondisi dan performa lingkungan radio sekitarnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beradaptasi dengan lingkungan yang dapat berubah dengan cepat menggunakan metodologi\/algoritma.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beradaptasi dengan cepat merubah parameter transmisi dan penerima ketika PU datang atau terdapat gangguan dari SU lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belajar dari pengalaman dan mengadaptasikannya dengan variasi parameter<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menyeimbangkan penggunaan kanal untuk PU dan mengoptimalkan penggunaan kanal bagi PU tanpa menimbulkan gangguan pada PU.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[1]<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">F. Hu, B. Chen, and K. Zhu, \u201cFull Spectrum Sharing in Cognitive Radio Networks Toward 5G: A Survey,\u201d <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">IEEE Access<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, vol. 6, 2018, doi: 10.1109\/ACCESS.2018.2802450.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[2]<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Federal Communication Commission, \u201cFacilitating Opportunities for Flexible, Efficient, and Reliable Spectrum Use Employing Cognitive Radio Technologies | Federal Communications Commission.\u201d https:\/\/www.fcc.gov\/document\/facilitating-opportunities-flexible-efficient-and-reliable-spectrum-1 (accessed Nov. 11, 2021).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[3]<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">I. F. Akyildiz, W. Y. Lee, M. C. Vuran, and S. Mohanty, \u201cNeXt generation\/dynamic spectrum access\/cognitive radio wireless networks: A survey,\u201d <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Comput. Networks<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, vol. 50, no. 13, 2006, doi: 10.1016\/j.comnet.2006.05.001.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">[4]<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">F. Khozeimeh and S. Haykin, \u201cBrain-inspired dynamic spectrum management for cognitive radio ad hoc networks,\u201d <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">IEEE Trans. Wirel. Commun.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, vol. 11, no. 10, 2012, doi: 10.1109\/TWC.2012.081312.111538.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Info Penulis<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-11676\" src=\"http:\/\/ee.uii.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/Farah-Foto-1new-200x300-1.jpg\" alt=\"\" width=\"166\" height=\"184\" \/><\/p>\n<div class=\"av-special-heading av-special-heading-h3  blockquote modern-quote  avia-builder-el-102  el_after_av_hr  el_before_av_textblock\">\n<h3 class=\"av-special-heading-tag\">Dzata Farahiyah, S.T., M.Sc.<\/h3>\n<div class=\"av-subheading av-subheading_below\">\n<p>Cognitive Radio, Internet of Things, Indoor Localization<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<section class=\"av_textblock_section\">\n<div class=\"avia_textblock\">\n<p>Email : dzata.farahiyah@uii.ac.id<br \/>\n<a href=\"https:\/\/scholar.google.co.id\/scholar?hl=id&amp;as_sdt=0%2C5&amp;q=Dzata+Farahiyah&amp;btnG=\">Google Scholar ID<\/a>, Scopus ID<\/p>\n<\/div>\n<\/section>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teknologi telekomunikasi nirkabel mengalami kemajuan yang sangat pesat guna memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat. Pertumbuhan pelanggan layanan broadband atau data terus mengalami peningkatan, didukung dengan penjualan smartphone, tablet, laptop serta penggunaan aplikasi internet yang makin popular dan beragam. Peralatan yang terkoneksi dengan internet atau yang dikenal dengan internet of things (IoT) semakin banyak bermunculan. Hal [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":16815,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[29,7],"tags":[],"class_list":["post-16814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","category-pojok-civitas"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-fauxels-3184454-1.jpg","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v15.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menuju Teknologi Cognitive Radio untuk menunjang Teknologi 5G di Masa Depan - Teknik Elektro UII<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menuju Teknologi Cognitive Radio untuk menunjang Teknologi 5G di Masa Depan - Teknik Elektro UII\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teknologi telekomunikasi nirkabel mengalami kemajuan yang sangat pesat guna memenuhi permintaan dan kebutuhan masyarakat. Pertumbuhan pelanggan layanan broadband atau data terus mengalami peningkatan, didukung dengan penjualan smartphone, tablet, laptop serta penggunaan aplikasi internet yang makin popular dan beragam. Peralatan yang terkoneksi dengan internet atau yang dikenal dengan internet of things (IoT) semakin banyak bermunculan. Hal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Teknik Elektro UII\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-22T00:42:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-05T11:19:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-fauxels-3184454-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/\",\"name\":\"Teknik Elektro UII\",\"description\":\"Pengembangan ilmu Teknik Elektro untuk kemaslahatan umat\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-fauxels-3184454-1.jpg\",\"width\":640,\"height\":427},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/\",\"name\":\"Menuju Teknologi Cognitive Radio untuk menunjang Teknologi 5G di Masa Depan - Teknik Elektro UII\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2021-12-22T00:42:32+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-05T11:19:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/#\/schema\/person\/f9c036a4aa091080e3ca63dce87c618a\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/menuju-teknologi-cognitive-radio-untuk-menunjang-teknologi-5g-di-masa-depan\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/#\/schema\/person\/f9c036a4aa091080e3ca63dce87c618a\",\"name\":\"eeuii_WebMaster\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7cedae8f4c504e14d4d2f1b09525c54b5ccd2c5ff922bb3e1021fd4ccbfd4463?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"eeuii_WebMaster\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"meta_box":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16814"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18702,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16814\/revisions\/18702"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ee.uii.ac.id\/en-ip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}